Semar is Maya

"Musuh Terbesarmu adalah Dirimu Sendiri…"

Archive for the tag “menulis”

Sehat (?)

Entah kenapa pekan ini saya benar-benar malas untuk menulis. Ide banyak tapi sulit untuk merubahnya ke dalam bentuk tulisan. Mungkin ini alasan, tapi sepertinya kondisi badan yang kurang fit mempengaruhi mood saya untuk menulis. Sudah lebih dari seminggu hidung dan tenggorokan saya terganggu kesehatannya. Tidak parah sih, tapi entah mengapa tidak kunjung sembuh. Saya sih tahu apa penyebabnya, tapi tidak bisa saya ceritakan di sini. Walaupun begitu, biasanya hal ini belum pernah sampai selama ini.

Saya yakin para pembaca bingung. Tidak apa, saya memang tidak sedang mood untuk menulis.

Dadah… 😀

Babak Loro

Saya kira sudah saatnya saya masuk ke Babak Loro. Loro dalam bahasa Jawa artinya dua. Babak Loro adalah saat saya sudah mulai rutin menulis. Bisa dikatakan lebih rutin daripada babak sebelumnya, yaitu Babak Siji.

Di Babak Siji saya belum menemukan alasan saya untuk menulis. Terbukti frekuensi saya menulis pun sangat sangat rendah (tiga tulisan dalam tiga bulan) :D. Nah, lewat post saya yang ini saya menemukan “esensi” menulis bagi saya. Saya mencoba untuk menjadi (lebih) kreatif dengan cara rutin menulis. Alhamdulillah, saya sudah bisa menuliskan tiga tulisan dalam satu bulan ini (termasuk tulisan ini) ;).

Sebenarnya ada satu hal lagi yang turut mendongkrak semangat saya untuk terus menulis, yaitu selama di Babak Siji hit counter blog saya terus bertambah, bahkan menyentuh angka 100. Padahal bisa dikatakan saya sudah “meninggalkan” blog saya ini. Hehe. Sebenarnya (lagi) saya menulis bukan tidak berniat untuk mengejar pagerank, supaya dibaca orang, atau supaya beken :D, tapi entah mengapa saya menjadi bersemangat begitu melihat statistik blog saya tersebut. Jangan-jangan niat saya sudah melenceng? Wah, jangan sampai. Ayo luruskan niat kembali!

Akhir kata (kok kayak pidato ya??) Saya berharap di Babak Loro ini saya bisa rutin menulis minimal dua kali dalam satu minggu. Sementara frekuensinya cukup segitu dulu. Bila sudah bisa rutin, Insya Allah akan saya tingkatkan kembali. Bertahap ;).

Menulis untuk Menjadi Kreatif!

Di pagi yang cerah dan menyenangkan ini, akhirnya, saya mulai mencoba menulis kembali. Mau tahu kenapa? Saya terinspirasi oleh tulisan Pak Budi di blog beliau. Beliau menulis “Bagi saya, salah satu cara agar saya tetap kreatif adalah dengan ngeblog di tempat ini. Saya berusaha menulis *setiap hari*. Artinya saya ditantang untuk mencari sebuah topik setiap hari dan kemudian menuliskan sesuatu tentang topik itu. Harapannya topiknya yang menarik dan tulisannya menarik juga.”. Ingat tulisan saya tentang alasan saya untuk menulis itu apa? Akhirnya saya menemukan (salah satu) alasan untuk (tetap) menulis.

Nah, ‘kan otak saya buntu tidak tahu mau nulis apa lagi. Oh iya, saya pernah baca sebuah tulisan yang menyebutkan bahwa agar kita bisa tergerak dan konsisten dalam melakukan sesuatu, temukan dan “perbesar”-lah alasan atau tujuannya. Perbesar yang dimaksud di sini adalah perbesar ruang lingkupnya. Coba temukan pengaruh tujuan kita terhadap orang-orang dan lingkungan di sekitar kita, bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri semata.

Contohnya alasan saya menulis dalam tulisan ini adalah untuk menjadi kreatif, dengan menjadi kreatif saya berharap bisa lebih bermanfaat bagi orang-orang lain atau ketika bekerja nanti bisa memiliki nilai lebih bagi perusahaan tempat saya bekerja. Begitu. Bisa juga bermanfaat dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam hidup. Haha. Mengerti, kan? Hehe.

Sebagai penutup saya ucapkan terima kasih untuk Pak Budi yang senantiasa konsisten untuk menulis, terutama untuk inspirasi yang telah diberikan kepada saya :D.

See ya!

Mengapa Saya (Ikut-ikutan) Menulis?

Yap, anggap saja judul di atas merupakan sebuah pernyataan karena memang pada dasarnya saya hanya ikut-ikutan ingin menulis. Saya tidak sejak kecil membiasakan diri untuk menulis. Menulis apapun, cerpen, puisi, surat cinta, surat keputusan, atau surat-surat yang lainnya. Hobi saya dari kecil adalah membaca. Iya, membaca, bukan menulis. Jadi? Kenapa saya ingin menulis??

Hmm… kenapa ya?

.

.

.

(masih mikir…)

.

.

.

(terus berpikir…)

.

.

.

.

.

Ikut-ikutan. Ya, setelah tadi saya berpikir beberapa kali (dua kali lebih tepatnya), sepertinya saya masih menjadi seorang follower dalam dunia tulis menulis.

Okelah. Sambil berjalaaaann….

Post Navigation